Salah satu hal yang sangat menarik bagi saya untuk mencoba Ghost sampai dibela-belain geser dari hosting favorit saya, Dewaweb, ke DomaiNesia adalah sisi SEO. Saya ingin tahu pasti seberapa mudah kah optimasi SEO Ghost dalam ranah SEO, terutama SEO on page.

Salah satu kriteria utama optimasi SEO adalah loading yang kencang, sudah tidak bisa dibantah lagi, memang Ghost jauh lebih ringan daripada WordPress karena menggunakan engine server yang berbeda, yaitu nodeJS yang menjadikan loading halaman itu di sisi user. Tidak melulu server harus bekerja menampilkan hasil compile script PHP saat user hendak membuka satu halaman tertentu (server side programming).

Walaupun memang dengan berbagai optimasi melalui plugin yang bisa dilakukan WordPress pun bisa juga loading dengan lebih cepat tanpa repot-repot PHP web server bekerja, yaitu dengan metode caching yang menampilkan file statuc HTML buat user. Terlebih jika menggunakan LiteSpeed seperti di Dewaweb, lebih komplit lagi pilihan optimasi menggunakan LiteSpeed Cache Plugin.

Meta Tags Ghost yang Lengkap

Salah satu optimasi dalam SEO on page lainnya adalah mengenai meta tags, baik itu tentang title post/halaman, description dan mungkin juga URL. Ghost bisa memiliki vitur ini semua, bahkan bisa dibilang lengkap.

Optimasi SEO Ghost untuk Blogger

Dari gambar di atas bisa terlihat ada paling tidak 3 meta tags yang bisa kita berikan untuk satu buah konten. Bisa memasukkan meta data bagi search engine, untuk Twitter Card dan juga Facebook Card. Untuk meta tag search engine (Google) tampilannya adalah seperti ini.

Optimasi SEO dengan Meta tags Ghost

Memang sudah terlihat menjanjikan kalau dari sini, pun tiap gambar dalam artikel juga bisa diberikan alt tags. Dengan ditambahkan adanya kemampuan edit URL biar lebih fokus kepada kata kunci target optimasi SEO kita, kalau kita tahu what we are doing pastinya tidak kesusahan untuk menjadikan artikel kita lebih SEO friendly.

Kekurangan Ghost dari segi SEO

Untuk kekurangannya, jika kita mengadu Ghost vs Wordpress dari sisi SEO mungkin Ghost akan sedikit mider karena lebih cocok untuk mereka yang sudah aware betul dengan cara optimasi keyword dalam tulisan. Tidak ada tool tambahan yang akan membantu kamu sebagaimana yang saya review dalam artikel tentang optimasi keyword dengan Yoast SEO.

Alhasil, kamu harus lebih aware dengan seberapa seringnya keyword target kamu tuliskan dalam artikel, dan ini diperhitungkan secara manual. Ya mungkin agak sulit, apalagi untuk mereka yang belum paham bagaimana optimasi SEO on page ini.

Kalau mengingat Ghost memang lahir karena ingin menjadi alat menulis konten yang sederhana, memang fitur tersebut sebenarnya sudah lebih dari cukup. Sebagaimana yang ditulis di dokumentasi ini, memang fitur-fitur ini sudah cukup memadai. Karena mungkin kalau isinya cuma nulis, nulis dan nulis, sebagaimana saya dalam beberapa posting ini, tanpa memperdulikan SEO sungguh-sungguh, ya buat apa terlalu memikirkan prosentase keyword dalam artikel?

Experiment Optimasi SEO Ghost

Kemarin saya menulis tentang review komputer VenomRX, lebih tepatnya ungkin curhat sih artikelnya :D Saya sudah berusaha menyisipkan beberapa teknik optimasi dalam artikel itu, tapi sepertinya belum juga nongol di Google kalau dicari dengan kata kunci tertentu yang saya target. Mungkin karena Nulees.com ini juga masih merupakan web bau kencur,jadinya Google masih enggan memasukkannya dalam SERP.

Iya kurang lebih mungkin begitu ya, kita lihat nanti ke depan kalau web ini sudah berumur seperti apa respon search engine terhadap konten-kontennya :)